Buat yang lagi belajar
akuntansi atau mungkin udah kerja di bagian akuntansi pasti tau dong apa itu
jurnal penyesuaian ? Jurnal penyesuaian ini gunanya untuk menyesuaikan keadaan
suatu akun ke sebenarnya, sederhananya biar
sesuai kenyataan. Tapi biasanya
berdasarkan pengalaman saya sendiri, pasti awalnya bingung gimana cara nentuin
akun sama jumlahnya. Nah disini saya akan memberikan ilustrasi dan penjelasan
dari beberapa penyesuaian yang ada.
Oke, penyesuaian ini
dibagi ke beberapa jenis yaitu
- Perlengkapan
Perlengkapan itu untuk menunjang aktivitas kerja
seperti kertas, pulpen, pensil ,dll. oke langsung aja.
Ilustrasinya gini , kita beli 10 pensil dan
ketika akhir periode sisa 4 pensil , kalau 1 pensil harganya 2000 berarti 10
pensil 20.000 . karena sisa 4 berarti kita harus bikin saldo perlengkapan jadi
8.000 karena pensilnya sisa 4.
nah, ada 2 metode pendekatan
- Pendekatan harta atau neraca , pendekatan ini ketika kita pas beli
perlengkapan dicatat ke akun "perlengkapan"
(perlengkapan kan keluarga harta makanya disebut pendekatan harta atau
disebut neraca karena perlengkapan nanti masuk neraca )
akun Perlengkapan 20.000 Debet , harus diubah
jadi Perlengkapan 8000 Debet, jadi kita harus kreditkan akun Perlengkapan 12.000 , untuk debet pakai akun beban perlengkapan karena
udah ada perlengkapan yang kepakai makanya jadi beban
Jadi jurnal penyesuaiannya
Beban Perlengkapan
12.000
Perlengkapan
12.000
- Pendekatan beban atau laba rugi, kalau pendekatan ini ketika kita pas beli
perlengkapan dicatat ke akun "beban perlengkapan" ,
penjelasan kenapa disebut pendekatan beban sama kayak yang harta, cuma
beda "keluarga" aja.
akun Beban Perlengkapan 20.000 Debet, karena yang kepakai kan cuma 6 pensil berarti 12.000, jadi harusnya beban nya itu 12.000 bukan 20.000. nah kalau gitu berarti kita harus kreditkan Beban Perlengkapan 8.000
Jadi jurnal penyesuaiannya
Perlengkapan 8.000
Beban Perlengkapan
8.000
2.
Biaya Dibayar Dimuka
Biaya dibayar dimuka berarti bayar duluan tapi belum dipakai,
biasanya
penyesuaian ini yang sering bikin bingung, oke liat aja ilustrasi
di bawah
Misalnya kita sewa toko harganya 1.200.000 untuk 1 tahun , berarti
kan 1 bulannya
100.000 kalau kita sewanya pas tanggal 31 Agustus, lalu kita sesuainnya
tanggal 31
desember ,
jadi kita hitung dari September ke Desember ( Agustus tidak
dihitung karena sudah akhir
bulan berarti kita udah sewa 4 bulan= 400.000. Jadi beban sewa
harusnya itu ada
400.000 dan sisa cicilan kita masih ada 8 bulan = 800.000
ada 2 pendekatan
- Pendekatan harta/neraca
hampir sama dengan perlengkapan hanya bedanya ini memakai jangka waktu , berarti kalau berdasar pendekatan ini. saat kita bayar dicatat ke akun "Sewa Dibayar Dimuka" 1.200.000 Debet.Agar sewa nya menjadi 800.000 (sesuai sisa yang kita punya 8 bulan ) , kita kreditkan Sewa dibayar dimuka 400.000 dan didebet ada beban sewa 400.000 ( karena kita udah sewa tokonya 4 bulan )
Jadi jurnal penyesuaiannya
Beban Sewa 400.000
Sewa Dibayar Dimuka
400.000
- Pendekatan beban/laba rugi
di pendekatan ini pas kita bayar dicatat ke akun "Beban Sewa" 1.200.000 debet, karena kita cuma sewa tokonya 4 bulan gak mungkin kan bebannya 1.200.000, jadi kita harus bikin bebannya sesuai yang kita pakai yaitu 400.000. Agar sesuai berarti kita kreditkan Beban Sewa 800.000 dan di debetnya ada sewa dibayar dimuka 800.000 ( ini menunjukan kita masih punya sewa yang dibayar awal 8 bulan /800.000 )
Jadi jurnal penyesuaiannya
Sewa Dibayar Dimuka 800.000
Beban Sewa
800.000
3. Pendapatan diterima dimuka
Ada yang bayar berarti ada yang nerima dong, kalau tadi kita
sebagai pembeli sekarang sebagai penjual, masih dengan contoh yang sama berarti kita nerima
1.200.000 sebagai pendapatan diterima dimuka ( dibayar 31 agustus untuk 1 tahun )
Ada 2 pendekatan
- Pendekatan utang
Di pendekatan ini pas kita nerima duit dicatat ke akun kas debet lalu kreditnya " Pendapatan sewaditerima dimuka " 1.200.000 , akun ini termasuk keluarganya si Hutang.
pas tanggal 31 desember berarti udah 4 bulan (400.000) pendapatan yang istilahnya "bener-bener udah dikerjakan/ didapat " berarti harusnya utang kita sisa 800.000 aja jadi akun pendapatan sewa diterima dimuka yang udah ada saldo 1.200.000 kita debetkan 400.000 , untuk temen kreditnya karena kita udah ada pendapatan , kita catat ke pendapatan sewa
Jadi jurnal penyesuaiannya
Pendpatan Sewa Diterima Dimuka 400.000
Pendapatan Sewa
400.000
- Pendekatan pendapatan
kalau di pendekatan ini pas kita nerima duit kreditny dicatat pendapatan sewa,kalau ada yang bingung kenapa harus disesuaikan lagi? karena belum boleh dihitung pendapatan sewa sepenuhnya karena kita masih" utang " dan sewa nya juga belum berjalan
pendapatan sewa pas tanggal 31 desember harusnya sebesar sewa yang udah jalan ( 4 bulan = 400.000 ) jadi kita harus debetkan pendapatan sewa 800.000
Jadi jurnal penyesuaiannya
Pendpatan Sewa 800.000
Pendapatan Sewa Diterima Dimuka
800.000
4. Pendapatan yang belum diterima (piutang pendapatan )
Penyesuaian yang ini agar labanya lebih sesuai aja. contohnya kita pinjamkan uang ke pak Dodi 500.000 pas tanggal 2 november , perjanjiannya bunga per bulan 1 % dan bakal dilunasi di bulan januari. Jadi pas tanggal 31 desember sebenarnya ada pendapatan dari pinjaman ke pak Dodi sebesar 2 bulan x 1 % jadi 2% dari pinjaman pak Dodi , berarti sebenarnya ada pendapatan bunga 10.000 yang harus dicatat
Jadi jurnal penyesuaiannya
Piutang Pendapatan(karena blm dibayar) 10.000
Pendapatan bunga
10.000
5. Penyusutan Aktiva/Aset Tetap
Aktiva tetap yaitu harta yang memiliki umur ekonomis lebih dari 1 tahun , perlu disusutkan. Sederhananya barangnya semakin lama semakin rusak, ibarat hp semakin lama dipakai semain mudah rusak , harga jual kembalinya juga menurun. Untuk jurnal penyesuaiannya tidak sulit,yaitu:
Beban Penyusutan ( Nama Aset ) xxx
Akumulasi Penyusutan ( Nama Aset)
xxx
6. Persediaan Barang Dagang ( Untuk Perusahaan Dagang)
Sebelum menyesuaikan persediaan, kita harus tahu sistem pencatatan persediaan pada perusahaan
bersangkutan , menggunakan sistem fisik/ periodik atau sistem perpektual
Jika menggunakan sistem fisik maka penyesuaiannya
Ikhtisar Laba Rugi
xxx
Persediaan Barang Dagang ( untuk menutup persediaan
awal ) xxx
Persediaan Barang Dagang ( untuk membuat persediaan akhir )
xxx
Ikhtisar Laba Rugi
xxx
Sedangkan pada sistem perpektual biasanya tidak perlu melakukan penyesuaian persediaan karena persediaan selalu dicatat setiap kali terjadi perubahan ( keluar atau masuk persediaannya ) , jika
ada
penyesuaiannya biasanya karena rusaknya persediaan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar